Merasuki Cinta
cinta
adalah satu
mustika yang terlindung
oleh selaksa tabir
yang
ingin menyaksikan
harus mampu menyibak
kadang
yang terkuak adalah taman mawar
mahkota merekah
wangi semerbak
kadang yang terpampang adalah padang gandum
petak-petak gembur
bulir-bulir merunduk
tak jarang yang tertampak adalah taufan garang
gelap langit
amukan gelombang
tak jarang yang menyeruak adalah padang senyap
gersang
hanya tiupan angin
‘menyaksikan’
adalah merentang jarak
wajah
cinta yang tak tersibak
tak mungkin tercerap
bagi
yang merasuki cinta
menyatu dengan denyut jantungnya
tak lagi dapat memilah cinta dengan dirinya
bagi
yang melebur dengan cinta
tak lagi bisa menggambarkan cinta
karena cinta adalah Tuhan
yang darinya maujud segala wajah cinta
–
Arif –