bisnis

    Ada yang membedakan antar pengecut dan pemberani, pengecut adalah mereka yang hanya bisa berangan-angan untuk mendapatkan hidup lebih baik, namun dari tindakannya sama sekali tidak mencerminkan bahwa dia sedang berusaha untuk mewujudkan keinginan mereka tersebut. Sedangkan pemberani adalah mereka yang bermimpi dan mau menanggung berbagai macam konsekuensi dari mimpi mereka tersebut. Meskipun konsekuensi yang harus mereka hadapi sangat berat dan sangat beresiko.
    Tanggal 24 Maret nanti aku akan wisuda, sebenarnya tidak ada yang spesial bagiku pada momen itu selain agar orang tuaku bisa sedikit tersenyum melihat anaknya lulus. Wisuda bagiku hanya sebuah  peralihan dari tanggung jawab satu menuju tanggung jawab yang lain, seperti kebanyakan momen lain dalam hidup. Kalau ditarik benang merah, hidup adalah proses bergerak dan berpindahnya  manusia dari suatu masalah menuju masalah yang lain. Dan dalam hal ini akhirnya aku berhasil menyelesaikan masalahku saat ini, meskipun aku lihat beberapa teman masih ada saja yang masih belum berani  untuk menghadapi  masalah ini.
    Dalam beberapa hari terakhir sudah tidak terhitung berapa banyak orang yang bertanya, dimana aku kerja, atau sudah melamar kerja dimana saja aku. Bosan juga menanggapi pertanyaan itu. Karena yang jelas sampai saat ini aku belum melamar kerja, dan insya allah tidak akan melamar kerja(tsabit qulubbanaa ya Allah). Sepertinya dunia bisnis lebih membuatku tertarik jika dibandingkan aku harus menajadi agen-agen korporasi. Entah kenapa meskipun sudah beberapa kali bisnis dan sudah tak terhitung lagi berapa kali rugi tidak membuatku trauma akan bisnis, bahkan malah semakin kecanduan dengan bisnis.
    Bicara tentang bisnis adalah bicara tentang bangun pagi, bicara tentang sakit kepala berhari hari karena dagangan tidak laku, bicara tentang sedikitnya waktu tidur karena harus berpikir, bicara tentang rasa gengsi dan malu yang harus ditepis ketika menawarkan dagangan, dan bicara tentang mental yang harus diuji ketika dagangan kita ditertawakan orang. Sehingga hanya orang-orang yang sabar dan persisten saja yang mampu bertahan dalam menghadapi dunia bisnis tersebut. Dunia bisnis bukan untuk mereka yang pengecut dan bukan untuk mereka yang suka lari dari tanggung jawab. Namun dunia bisnis adalah dunia orang orang yang menempatkan perjuangan di atas segala-galanya, dan dunia orang yang menempatkan proses jauh lebih tinggi jika dibandingkan hasil.

3 Responses to “bisnis”

  1. erfan Says:

    waduh,,,abang yg atu ini lagi mikirin bisnis toh..mikirin bisnis apa lagi mikirin cara buat nyari modal buat maju ke ortunya si angkatan 2004 itu mas??kkkkk

  2. gOEn Says:

    yang pasti dua-duanya lah….tp apapun itu, asal diniatkan sungguh-sungguh dan berguna, insya Allah, akan ada jalan, meskipun berat dan sulit..

  3. superphie Says:

    terserah …

Leave a Reply