pagi

entah kenapa pagi aku rindukan engkau
ketika aku genggam dinginmu engkau tersenyum sambil menyapa
disaat itulah aku baru sadar
bahwa engkaulah yang hilang saat ini
masih segar dalam ingatan ku
disaat aku jatuh untuk kesekian kalinya
dikesekian kalinya itu juga senyuman tulusmu mampu membangunkanku
untuk segera bangkit
meski aku harus tetap engkau papah untuk beberapa saat
agar aku tidak jatuh kembali terjerembab

Leave a Reply