Archive for October, 2007

Business Mentor

Wednesday, October 31st, 2007

   Today I began  my life with laziness. Slept again after Subuh and woke up on 9  a.m. I didn’t go to work today, dunno just got bored anyway teaching those miserable  students. I got mad two days ago when i trained a class in campus. I didn’t know what kind of things in their head. It was better I trained an elementary class then them.
    At noon I had an appointment with my  business mentor in Permata Kopo talking about my new plan running business in Jogjakarta. But the rain dropped, it sprayed soft in the beginning but it dropped heavy after some minutes. And you know, yeah, I called him to postpone the meeting and made an appointment again in the evening. He said ok, and we make a deal meeting in Bakso Malang Karapitan in Karapitan road Bandung.
    We talked about anything for 3 hours in BMK. I got a lot of enlightments from him. I feel a new spirit flow in my blood. I admit that he is an untouchable master. It’s a hard thing to meet him. Do you wanna know what he talked to me ? Hmmm… maybe someday I tell ya …. ^-^V

Raja Fantasi Indonesia™

Sunday, October 28th, 2007

    Setelah
berbulan-bulan mencari jati diri akhirnya pilihan hidup telah aku tentukan.
Kata Mas’ud lompatan energiku ketika menjalani suatu aktivitas sangat besar,
sehingga tidak semua orang bisa mengerti jalan pikirku. Menurut dia, aku adalah
orang yang dominan otak kanan. Nekad, imajinatif, gampang bosan, penuh fantasi
adalah beberapa karakter umum dariku yang dia kenal sampai sekarang. Bahkan
saking parahnya, sekarang aku telah diangkat sebagai Raja Fantasi Indonesia™ .
Masih mending dicap sebagai Raja Fantasi Indonesia™ anak-anak mengira aku
sekarang mempunyai penyakit schizoprenia. Mereka sudah tidak gampang percaya
lagi kalau aku bercerita tentang seseorang yang aku kenal sampai mereka
benar-benar bertemu dengan orang tersebut, “Jangan-jangan itu hanya dalam
fantasimu saja ?” itu adalah kalimat yang terucap dari mulut mereka kalau aku
bercerita tentang seseorang. Kata mereka hal ini disebabkan dalam bulan-bulan
ini aku akan ditinggal married dua
kali.

 Memang sih karakter-karakter yang
disebutkan mas’ud di atas tidak bisa aku sangkal. Apalagi setelah aku cross check kepada orang-orang
disekitarku. Mereka tidak pernah habis pikir terhadap apa yang aku lakukan dan
pikirkan. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir. Banyak kejadian-kejadian yang
membuat orang-orang di sekitarku tidak bisa mengerti dengan cara pikirku.
Pertama sampai sekarang aku tercatat baru melamar pekerjaan tiga kali, itupun
ketika dipanggil aku tidak pernah datang, yang terakhir adalah ketika aku tidak
datang untuk test Dosen Tetap STTTelkom. Padahal kalau dilihat track record lulusan STTTelkom hampir
100% lulusannya telah bekerja mapan di perusahaan-perusahaan bonafid semacam
Telkom, Telkomsel, XL, Indosat, dsb. Kedua dalam beberapa bulan terkahir aku
sudah pindah pekerjaan sebanyak empat kali dan sebentar lagi yang ke lima. Di
saat orang lagi bingung mencari pekerjaan dan berusaha agar tidak dipecat dari
pekerjaan aku malah gonta-ganti pekerjaan, sepertinya tidak ada atasan yang
berhasil menahanku untuk tidak tidur setelah sholat subuh dan bangun lagi
setelah jam 9 pagi
J. Ketiga
aku menolak beasiswa sekolah S2 dari STTTelkom padahal semua test dari test
tertulis sampai dengan wawancara untuk mendapatkan beasiswa sudah aku lalui dan
aku lolos, namun (sekali lagi) aku tidak jadi mengambil (kata orang) kesempatan
ini.